fbpx

Mengapa Branding dibutuhkan untuk Pelaku Usaha?

Apa yang Dimaksud dengan Branding? – Jika Anda melihat sebuah apel dengan gigitan pasti yang terlintas dipikiran Anda adalah sebuah brand Apple. Nah contoh tersebut merupakan kegiatan dari branding.  

Sebuah definisi dari kamus bisnis Cambridge menyatakan bahwa branding adalah upaya untuk memberikan perusahaan dengan desain atau simbol tertentu untuk mengiklankan produk dan jasanya.

Branding sangat penting alasannya branding dapat menciptakan kesan pada konsumen serta membuat konsumen atau klien  mengetahui produk yang ditawarkan. 

 Apa yang dimaksud dengan branding?

Branding adalah nama, rancangan, karakteristik, simbol, atau pun istilah dari sebuah produk maupun jasa yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi produk dan dijadikan sebagai pembeda dengan perusahaan lainnya. 

Mudahnya kegiatan ini merupakan segala aktivitas komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan atau pebisnis untuk mempertahankan, membangun dan memperkuat sebuah produk. 

Umumnya, branding dilakukan oleh perusahaan baru yang namanya belum terlalu dikenal di masyarakat dengan tujuan untuk mengenalkan perusahaan serta membangun citra positif dan reputasi perusahaan agar selalu bagus di mata konsumen serta dapat membangun kepercayaan konsumen terdahap suatu produk. 

Membangun citra positif tujuan utama dari branding, alasannya hampir semua konsumen akan memilih brand yang mereka percaya sebagai produk yang akan mereka gunakan, jadi jika brand yang kuat tentunya akan bisa mengendalikan pasar karena konsumen cenderung memilih produk yang sudah mereka kenal.

Ada banyak cara yang dapat Anda gunakan untuk mengembangkan suatu brand melalui kegiatan iklan, CSR, layanan konsumen, tampilan visual, dan reputasi yang baik. 

Branding juga memiliki manfaat yang sangat banyak bagi perusahaan terlebih diera sekarang, antara lain: 

  1. Menyampaikan informasi dan nilai produk. Nilai-nilai yang terkandung dalam produk inilah yang nantinya akan menjadi magnet tersendiri bagi masyrakat atau target perusahaan. 
  2. Pelanggan cenderung akan memberikan loyalitasnya terhadap produk Anda. Alasannya ketika konsumen telah memberikan kepercayaan terhadap suatu produk maka dengan mudah juga mereka akan memberikan loyalitasnya untuk terus menggunakan produk Anda.
  3. Bisnis berada pada posisi kuat dalam menghadapi persaingan, Jika Anda mendengar merek iphone, Anda dapat mengetahui bahwa mereka merupakan perusahaan elektronik yang terkenal dengan kecanggihan kamera yang luar biasa dan bahkan sampai saat ini belum ada kompetitor yang berhasil menggesernya.
  4. Menetapkan harga jual yang lebih tinggi, apabila Anda telah membangun brand yang baik maka konsumen akan tetap memilih produk yang ditawarkan walaupun perusahaan Anda sudah memiliki kompetitor. 
  5. Membangun kredibilitas dan persepsi, setelah seorang konsumen sudah mengkonsumsi dari produk yang ditawarkan, maka secara perlahan konsumen akan merasakan manfaat yang diberikan dan sejak saat itulah perusahaan sudah membangun persepsi yang bergantung pada kualitas produk yang ditawarkan. 

Jenis-jenis Branding

Dalam dunia bisnis, ada beberapa jenis branding yang bisa Anda terapkan sehingga perusahaan lebih mudah dikenal konsumen. Melalui jenis ini Anda bisa menerapkan salah satu atau bahkan menggambukan untuk menciptakan identitas merek yang kuat. Berikut jenis-jenis branding yang perlu Anda ketahui:

1. Product Branding

Merupakan jenis yang membuat pelanggan memilih satu produk dari produk lain berdasarkan mereknya. seperti banyak orang menyebutkan jika ingin membeli mie instan dengan sebutan Indomie, padahal Indomie adalah sebuah merek (brand) dari mie instan. 

2. Service Branding

Jenis ini lebih berfokus pada layanan yang kamu tawarkan pada calon konsumen, seperti maskapai Batik Air merupakan maskapai yang menawarkan tiket pesawat include dengan makan siang dengan harga tiket yang lebih murah.

3. Personal Branding

Jenis ini mengacu pada orang atau individu, hal ini dilakukan oleh selebritis, politisi maupun digital marketer, dengan tujuan untuk membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan konsumen, seperti hotman paris sukses membranding dirinya dengan sebutan pengacara kondang, bahkan siapa yang tidak mengenal beliau.

4. Corporate Branding

Berfokus pada reputasi perusahaan secara menyeluruh, dalam hal ini perusahaan mengkomunikasikan poin-poin penting dari produk yang ditawarkan. Adapun aspek-aspek dalam branding ini meliputi logo, visi perusahaan, iklan, kredibilitas, serta pelayanan. corporate branding dapat dikatakan berhasil jika konsumen mengingat nama perusahaan Anda. seperti PT. Unilever merupakan produsen yang menyediakan kebutuhan berupa.

5. Geographical Branding

Jenis  ini mencakup suatu wilayah atau branding sebuah merek untuk kota, negara bagian,wilayah dan bahkan negara. Salah satu jenis branding ini digunakan untuk membranding suatu daerah wisata, seperti kota garut yang dikenal dengan dodol garutnya. 

Aktivitas Branding

Kegiatan branding merupakan segala kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan dengan tujuan untuk meningkatkan komunikasi dengan pelanggan. Jenis atau kegiatan branding cukup beragam agar menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen, contoh: 

  1. Erigo melakukan promosi brand dengan menggunakan public figure yang sesuai dengan kriteria produk mereka, bahkan mereka mengadakan kegiatan fashion show untuk mengenalkan kepada konsumen mengenai variasi model produk mereka. 
  2. PT Unilever produk sabun cuci tangan lifebuoy melakukan campaign cuci tangan pakai sabun dengan selama 5 menit, kegiatan ini merupakan edukasi yang bertujuan mempromosikan produk mereka. 
  3. PT. Lasallefood Indonesia dengan produk marjan melakukan aktivitas iklan yang ditayangkan di televisi pada saat bulan ramadhan tujuannya agar penjualan mereka meningkat dan banyak yang ingin membeli produk mereka. 

Nah, itu tadi informasi seputar branding, mulai dari manfaat, tujuan, jenis-jenis, dan aktivitas dari branding. 

 

Rate this post
Asyia Rodhiah
Asyia Rodhiah

Asyia Rodhiah adalah seorang penulis dan pemerhati digital marketing yang berbakat. Ia telah mempelajari digital marketing selama bertahun-tahun dan telah sukses mengembangkan strategi digital marketing yang efektif untuk berbagai klien.

Selain memiliki keahlian dalam digital marketing, Asyia juga sedang mendalami content writing. Ia memiliki minat yang besar dalam menulis konten yang informatif dan menarik bagi pembaca, dan selalu berusaha untuk meningkatkan keterampilannya dalam menulis.

Asyia sangat percaya bahwa konten yang baik adalah kunci untuk membangun hubungan yang baik antara perusahaan dan konsumen. Ia memahami bahwa konten yang berkualitas dan relevan dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperkuat merek, dan menghasilkan pengunjung yang lebih banyak ke situs web perusahaan.

Dalam karyanya sebagai digital marketer dan penulis, Asyia selalu berusaha untuk memberikan nilai tambah bagi klien dan pembaca. Ia selalu memahami kebutuhan klien dan membantu mereka mencapai tujuan mereka melalui strategi digital marketing yang efektif dan konten yang berkualitas.